Make your own free website on Tripod.com

Jurusan Teknik Sipil:

Untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di bidang jasa industri konstruksi yang semakin maju, maka Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Semarang merupakan pilihan paling tepat. Hal ini terbukti dengan diselenggarakannya seleksi penerimaan pegawai oleh perusahaan-perusahaan besar industri konstruksi bekerja sama dengan Politeknik Negeri Semarang bagi mahasiswa maupun lulusannya sejak yang pertama hingga sekarang.

Kepercayaan tersebut dapat terwujut, kerena Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Semarang dalam penyelenggaraan pendidikannya sejak awal telah berorientasi pada kebutuhan nyata industri konstruksi di Indonesia. Langkah ini diambil sebagai salah satu upaya dalam rangka mempersiapkan para lulusannya untuk menjadi calon teknisi ahli madia sebagai tenaga pengelola menengah (middle level manager) yang memiliki sikap profesional yang tinggi.

Tujuan:

Setelah berhasil menempuh secara lengkap program pendidikan di Jurusan Teknik Sipil, yaitu Program Studi Konstruksi Gedung dan Program Konstruksi Sipil diharapkan para lulusan iru mampu:

Kurikulum:

Jurusan Teknik Sipil terdiri dari dua program studi, yaitu Program Studi Konstruksi Gedung dan Program Studi Konstruksi Sipil. Semua mahasiswa Jurusan Teknik Sipil, sejak semester 1 hingga semester 4 mendapat materi kuliah yang sama. Berdasar prestasi yang dicapai selama empat semester itu, mahasiswa diberikan pengarahan sesuai kemampuannya untuk menempuh salah satu aletrnatif dari dua program studi pada semester 5dan semester 6.

Kurikulum Jurusan Teknik Sipil meliputi Teori dan praktek (laboratorium dan bengkel) yang dibagi dalam tiga kelompok mata kuliah yaitu mata kuliah dasar umum, mata kuliah dasar keahlian dan mata kuliah keahlian. Pada program studi kontruksi gedung ditekankan pada beberapa materi seperti beton, kayu dan baja. Program studi Kontruksi sipil ditekankan pada irigasi,hidraulika, kontruksi jalan raya, penyediaan air bersih dan pengelolaan air limbah.

Mata Kuliah Dasar Umum:

1. Agama
2. Kewarganegaraan
3. Pancasila
4. Bahasa Indonesia
5. Bahasa Inggris
6. Pengantar Komputer

Mata Kuliah Dasar Keahlian:

7. Fisika
8. Matematika Terapan
9. Statistik
10 Aplikasi Komputer
11 Ekonomi Teknik
12 Gambar Teknik
13 Hidraulika
14 Mekanika Tanah
15 Mekanika Teknik
16 Teknologi Bahan

Mata Kuliah Keahlian:

17 Ilmu Ukur Tanah
18 Kontruksi Jalan Raya
19 Teknik Fondasi
20 Kontruksi Baja
21 Kontruksi Gedung
22 Kontruksi Beton
23 Kontruksi Kayu
24 Hidraulika II
25 Irigasi
26 Penyediaan Air Bersih
27 Pembuatan Air Limbah
28 Alat Berat
29 Etika Usaha dan Aspek Hukum
30 Manajemen Proyek
31 Quantity Surveying
32 Laboratorium Hidraulika
33 Laboratorium Ukur Tanah
34 Pengujian Bahan
35 Pengujian tanah
36 Kerja Acuan Perancah
37 Kerja Kayu
38 Kerja batu
39 Kerja Beton
40 Kerja Baja
41 Kerja Pelat
42 Kerja Pipa
43 Kerja Drainase
44 Kerja Proyek
45 Praktek Kerja lapangan
46 Elektif
47 Tugas Akhir

Fasilitas:

Dalam Penyelenggaraan perkuliahan ditunjang dengan fasilitas yang memadai sesui dengan kebutuhan kurikulum yang direncanakan, baik teori maupun praktek dengan sarana dan peralatan yang lengkap, juga ruang khusus untuk praktek komputer. Adapun fasilitas praktek yang dimiliki antara lain :

a. Laboratorium Teknologi Bahan

Dilaboratorium ini mahasiswa dibekali kempuan untuk menguji bahan-bahan bangunan gedung maupun sipil seperti beton, aspal, batu,batu bata, dan agregat.

b. Laboratorium Mekanika Tanah

Kegiatan di Laboratorium ini memberikan kemampuan ketrampilan mahasiswa dalam melakukan uji tanah untuk mendapatkan karakter fisik dan mekanik tanah.

c. Laboratorium Struktur

Di Laboratorium ini mahasiswa diberikan kemampuan ketrampilan dalam melakukan uji bahan kontruksi untuk mendapatkan gambaran perilaku bahan sebelum dan sesudah dikenakan beban.

d. Laboratorium Hidraulika

Di sini mahasiswa diberikan bekal kemampuan menguji untuk mendapatkan gambaran tentang perilaku air akibat perubahan penampang aliran, perubahan kecepatan dan lain-lain.

e. Laboratorium Ukur Tanah

Disini mahasiswa dibimbing untuk melakukan praktek di lapangan untuk mendapatkan gambaran situasi, kondisi, dan permukaan tanah.

f. Laboratorium Masonry dan Beton, Kontruksi baja, dan Kayu

Mahasiswa diberikan bekal kemampuan dan keterampilan di lapangan sesuai jenis kegiatan tersebut untuk membuat model tertentu yang direncanakan.